Yoga Bayi dan Manfaatnya Untuk Si Kecil

yoga-baby
Share Button

Yoga memang sudah menjadi gaya hidup sehat sebagian warga ibukota. Mulai dari bikram yoga (yoga dengan kondisi suhu ruangan mencapai 40 derajat Celcius), hatha yoga (fokus pada pernapasan – baik untuk pemula), vinyasa yoga (yoga cepat dengan banyak pose berbeda), iyengar yoga (menggunakan banyak alat peraga seperti blok, harness, tali dan bantal) hingga yoga hamil.

Jika Anda sudah pernah melakukan yoga hamil semasa mengandung dulu, tidak ada salahnya melanjutkan kebiasaan sehat itu dengan baby yoga atau yoga untuk bayi.

Yoga untuk bayi di sini bukan berarti buah hati Anda melakukan yoga sendiri. Melainkan gerakan yoga yang dilakukan sang ibu dengan melibatkan bayi ataupun balita.

Manfaat yoga untuk tubuh tentunya sudah diketahui luas. Namun, tahukah Anda bahwa yoga untuk bayi juga memiliki manfaat dari sisi psikologis maupun perkembangan buah hati tercinta?

Berikut beberapa manfaat yang bisa dirasakan si kecil lewat baby yoga yang dirangkum dari berbagai sumber:

Manfaat fisik
  • Dalam satu sesi singkat, bayi terlibat dalam banyak aktivitas fisik layaknya mereka digendong berjam-jam, sehingga menjadi olahraga yang bagus untuk bayi.
  • Yoga bayi membuat si kecil bisa tidur lebih nyenyak.
  • Yoga bayi juga meningkatkan fungsi dan kerja sistem pencernaan sehingga bayi terhindar dari kembung, kolik atau sembelit.
Manfaat fisiologi/tumbuh kembang
  • Seluruh tubuh bayi terstimulasi, termasuk sistem  pencernaan dan saraf
  • Stimulasi dengan kulit antara ibu dengan anak berpengaruh besar terhadap perkembangan otak dan sistem saraf.
  • Membantu menyiapkan tubuh bayi agar mampu menguasai berbagai keterampilan motorik, mulai dari berguling, merangkak, duduk hingga berdiri.
Manfaat psikologis
  • Membantu orangtua (terutama ibu) dan bayi  memiliki hubungan lebih erat melalui komunikasi aktif.
  • Keterikatan antara ibu dan anak (bonding) yang terbentuk dari yoga bayi dapat memupuk rasa aman, percaya diri bahkan mencerdaskan anak.
  • Interaksi aktif antara orangtua dan anak melalui yoga juga menjadi fondasi untuk hubungan sosial anak di masa mendatang.
  • Trauma pasca-kelahiran yang mungkin dialami sang ibu juga bisa dipulihkan melalui interaksi penuh kasih sayang ini.
  • Yoga bayi membantu pembentukan kepribadian bayi.
  • Meditasi atau relaksasi dalam yoga turut membantu pengembangan sensori integrasi anak sehingga kepekaan anak terhadap lingkungan pun bertambah.

Siapa Saja yang Bisa Melakukan Baby Yoga?

Gerakan yoga untuk bayi terbilang sederhana sehingga bisa dilakukan siapapun, meski belum punya pengalaman dalam yoga. Anda bisa melakukannya di rumah bersama si kecil sambil menyaksikan video panduan di Youtube ataupun DVD tanpa harus memakai jasa instruktur.

Sementara, bagi si kecil, baby yoga lebih baik dilaksanakan ketika mereka berusia 3 atau 4 bulan ketika mereka sudah bisa mengendalikan leher dan kepala mereka dengan baik.

Sebelum Memulai Yoga

Jika Anda memutuskan untuk melakukan yoga bayi bersama si kecil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Agar yoa berjalan lancar dan keamanan si kecil juga terjaga, Anda perlu melakukan persiapan yang matang.

  1. Bersihkan ruangan dari debu
  2. Atur sirkulasi udara ruangan agar terasa sejuk, tidak pengap dan tidak lembab
  3. Usahakan agar ruangan yoga tenang dan bebas dari suara bising dari luar. Karena ibu dan bayi perlu konsentrasi saat melakukan beberapa pose yoga
  4. Pasang musik yang lembut dan menenangkan bagi si kecil untuk mengiringi yoga
  5. Gunakan alas atau matras yang bersih dan lembut sehingga aman bagi bayi.
  6. Gunakan pakaian yoga yang dapat membuat Anda maupun bayi bebas bergerak dan menyerap keringat.

Apa Saja Yang Terjadi dalam Kelas Yoga Bayi?

Biasanya, kelas yoga bayi terdiri dari tiga sesi dengan total durasi 30 menit:

1. Pemanasan dan peregangan

Mulailah dengan memijat bayi Anda. Tidak perlu membuka pakaian si kecil atau menggunakan baby oil. Lakukan saja dengan kondisi bayi menggunakan pakaian yoga. Setelah itu, lakukan beberapa gerakan peregangan yang simpel sehingga otot-otot bayi terstimulasi secara lembut.

2. Gerakan Yoga Sederhana

Setelah pemanasan, Anda bisa melakukan gerakan-gerakan yoga sederhana, seperti menggendong bayi sambil menjaga keseimbangan, atau melakukan gerakan seperti push-up sambil mencium si kecil di matras. Jadi, sambil berolahraga, Anda pun bisa tetap bermain dan memanjakan si buah hati.

3. Relaksasi

Akhiri kelas yoga dengan relaksasi untuk Anda dan si kecil. Anda bisa menggunakan musik atau membacakan cerita untuk membantu merangsang indera bayi Anda.  Selain itu, Anda bisa melatih napas sambil memeluk si kecil hingga tertidur. Cara yang sangat manis untuk mengakhiri yoga bukan?

Sumber referensi:

  1. Birthlight: www.birthlight.com/page/baby-yoga-benefits
  2. Ayah Bunda: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/yoga.untuk.bayi/001/001/214/1/4

admin

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someonePrint this page

Leave a Reply